Beberapa hari ini, aku heboh merapikan foto-foto di desktop dan menyimpannya dalam kepingan CD. Awalnya karena hard disknya sudah kepenuhan. Tapi, setelah melihat kenyataan bahwa ada begitu banyak foto nggak penting tersimpan, aku jadi semangat untuk merapikan semua koleksi foto. Merapikan foto-foto lama itu membuat banyak rasa bercampur jadi satu.
Membuat kangen dengan masa lalu, ironisnya...Dulu, aku selalu senang membiarkan kepingan-kepingan kenangan tetap di tempatnya. Memori yang membuat kita sering tersenyum kecil karena senang, atau tertawa miris mengingat kebodohan setiap kali kita melihatnya. Tapi, belakangan aku belajar: yang sudah biarlah sudah. Semua itu toh ada dalam memori abadi di kepala, yang akan terlupa secara alami - karena kita mempunya kenangan baru.Tapi tetep aja...
Hari ini…
Aku melihat dan mengurai kembali memori yang kusimpan di CD.. Melihat foto diri nyengir bersama kuda di Bromo, atau foto makan siang (nasi dan tempe beserta krupuk) di warung kecil dekat Mojokerto, atau foto sedang tertawa lebar bersama teman-teman di Bali. Foto bersama orang yang aku sayang. Foto-foto pertama kali punya kamera. Foto-foto main air soft gun. Foto sedang birdwatching sama si Bapak. Foto kakak dan sahabat2ku berbagai macam pose di Malang. Foto kamar-kamar hotel yang disinggahi sewaktu liputan. Dan berbagai macam foto lain yang jumlahnya sekitar berpuluh-puluh giga.
Membuat kangen.
Kangen pada suatu masa dimana berbuat geblek bukanlah dosa :D. Masa dimana kaki bisa dilangkahkan kemana saja tanpa ada beban. Travelling sendiri dengan resiko ditanggung sendiri.
Membuat kangen Mama-Papa, kakak, Om, Adik, Sahabat2ku semua.... Kangen banget (tuh kan? nangis deh). Si Kakak..Kangen ke-chubby-annya. Kangen ke-nggak-cerewetannya. Para Sakinah’ers. Kangen keheboh-persaudaraannya. Si Adik. Kangen keanehkarenapenyakitkegelian-nya. Si Mbah padahal Om. Kangen ke-norakyangmemalukan-nya. Si Farid. Kangen ke"objektif"an-nya. Para Mas2 Para Petani Penghuni hatiku. Dan si Uda 'always somewhere, -i do, until now'
Hah…Mudah-mudahan bisa segera keliling2, dapet temen berbagi hati lagi lagi lagiii, memotret yang banyaaaaaaaaaaaak, supaya memori lama cepat-cepat tertimbun memori baru. Amin.
Rabu, 11 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar