Beberapa hari ini, aku heboh merapikan foto-foto di desktop dan menyimpannya dalam kepingan CD. Awalnya karena hard disknya sudah kepenuhan. Tapi, setelah melihat kenyataan bahwa ada begitu banyak foto nggak penting tersimpan, aku jadi semangat untuk merapikan semua koleksi foto. Merapikan foto-foto lama itu membuat banyak rasa bercampur jadi satu.
Membuat kangen dengan masa lalu, ironisnya...Dulu, aku selalu senang membiarkan kepingan-kepingan kenangan tetap di tempatnya. Memori yang membuat kita sering tersenyum kecil karena senang, atau tertawa miris mengingat kebodohan setiap kali kita melihatnya. Tapi, belakangan aku belajar: yang sudah biarlah sudah. Semua itu toh ada dalam memori abadi di kepala, yang akan terlupa secara alami - karena kita mempunya kenangan baru.Tapi tetep aja...
Hari ini…
Aku melihat dan mengurai kembali memori yang kusimpan di CD.. Melihat foto diri nyengir bersama kuda di Bromo, atau foto makan siang (nasi dan tempe beserta krupuk) di warung kecil dekat Mojokerto, atau foto sedang tertawa lebar bersama teman-teman di Bali. Foto bersama orang yang aku sayang. Foto-foto pertama kali punya kamera. Foto-foto main air soft gun. Foto sedang birdwatching sama si Bapak. Foto kakak dan sahabat2ku berbagai macam pose di Malang. Foto kamar-kamar hotel yang disinggahi sewaktu liputan. Dan berbagai macam foto lain yang jumlahnya sekitar berpuluh-puluh giga.
Membuat kangen.
Kangen pada suatu masa dimana berbuat geblek bukanlah dosa :D. Masa dimana kaki bisa dilangkahkan kemana saja tanpa ada beban. Travelling sendiri dengan resiko ditanggung sendiri.
Membuat kangen Mama-Papa, kakak, Om, Adik, Sahabat2ku semua.... Kangen banget (tuh kan? nangis deh). Si Kakak..Kangen ke-chubby-annya. Kangen ke-nggak-cerewetannya. Para Sakinah’ers. Kangen keheboh-persaudaraannya. Si Adik. Kangen keanehkarenapenyakitkegelian-nya. Si Mbah padahal Om. Kangen ke-norakyangmemalukan-nya. Si Farid. Kangen ke"objektif"an-nya. Para Mas2 Para Petani Penghuni hatiku. Dan si Uda 'always somewhere, -i do, until now'
Hah…Mudah-mudahan bisa segera keliling2, dapet temen berbagi hati lagi lagi lagiii, memotret yang banyaaaaaaaaaaaak, supaya memori lama cepat-cepat tertimbun memori baru. Amin.
Rabu, 11 Maret 2009
POSTCARD (staon lalu) dari KEP.RIAU
So, we are counting days....
7 bulan sudah saya berada di Kundur Riau, dan tak banyak cerita tentang kota ini yang sempat terposting selain cuaca yang gloomy tapi kadang bisa tiba2 panas, accent yang terdengar ajaib, makanan yang tak terlalu menerbitkan selera huhuhu….Yah.. jika menilik deretan topik diatas memang nampaknya kota ini tidak terlalu menarik untuk diceritakan. But every cities have their own stories [and history]... dan meskipun kota ini terkesan tidak terlalu 'gempita'... saya tetap ingin mendongeng sedikit untuk teman-teman semua. siapa tau berguna kalo pengen kesini, yak?
Kundur adalah salah satu dari pulau2 dibawah wilayah Kabupaten Karimun, meski dari ukuran sih gedean Kundur. Awalnya 30an taun lalu pulo ini primitip en sepiii banget. Tapi begitu diketahui mengandung Timah dan Bauksit yang tinggi, maka berdirilah perusahan Timah, yang otomatis bikin Pulo Kundur lebih rame. Menurut beberapa kundurese yang saya kenal, keadaan kota ini sekarang udah jauh lebih baik dibanding awal tahun 80an. Doh, saya sendiri sulit membayangkan how this city looked like in the past, karena rasanya mood depresi nya masih tetap terasa di beberapa sudut kota [mungkin karena pengaruh cuaca yang gloomy juga seh]. Ntar dulu, bingung deh, pulo ato kota ya nyebutnya? Gampang aja, ini pulo cuma ada 1 kota hihi.. Jadinya sama aja men!! But according to them, at least pemerintah Kundur-Karimun udah berusaha untuk menghidupkan kembali kota ini dengan berbagai macam local campaign yang bertujuan membangkitkan semangat penduduknya dan terutama roda perekonomian.
Such as pulo2 kecil di Endonesah yang ga dipratiin, Kundur juga memiliki penduduk di bawah garis kemiskinan. Campur2 deh, ga cuma suku Mantang (yang hobi kliaran) mpe etnis Cina yang tinggal ga jelas di gubuk2, makan dari mengais sampah dan berburu di hutan. Pokoknya dari segi pendidikan, kesehatan, mpe pemerintahannya ga beres deh (gila bo!! Ngurus KTP ajah 3 bulan!!).
Yah, itulah kondisi diluar komplek perusahaan. Meski perusahaan yang ada disini menyediakan fasilitas umum seperti sekolah dan kesehatan gratis, tetep aja jarang ada orang luar yang memanfaatkan. Saat ini kebanyakan orang yang tinggal di Kundur adalah pendatang, baik dari sekitar Kundur, Riau, Sumatera hingga Jawa. Ada yang miskin, ada yang kayaaaaa banget. Yak!! Cina sangat berperan dalam perekonomian Kundur-Karimun. Seeemuaaa Cina punya deh. Dari toko (jualan sayur mpe traktor gaban), panti pijet Thailand, mpe persewaan Kapal. Barang2 disini juga terhitung mahal, karena didapat dari luar. Brubung deket Malaysia-Singapura, jadinya yaa makanan dari sana semua gethoo.. So, kalo blanja, ati2 liat label-nya deh.. (halal ga? Ato bahannya pada ngerti ga? Masi blum paham ‘kondosioner makanan’ itu apa ya?)
Oia, disini kendaran penghubung paling paten adalah motor, mobil pribadi, kapal (dari boat, speedboat mpe yang gede deh!!) dan helikopter hehehe… Maklum, daerah kepuloan, angkot ga gitu laku, yang naik jarang dan jaraknya jauuuhhh banget. Saya sih, biasanya pake speedboat dan mobil kantor. Capek? Ga juga, seru aja kok ngerasain terguncang2 dikapal (saya malah biasanya sengaja milih kapal kecil yang serasa naik coaster hihi).
Tidak banyak memang yang bisa saya ceritakan dari Kundur. Mungkin karena sejujurnya saya sendiri gak terlalu excited berada disini.... hihi... but other than that, i do still feel blessed diberi kesempatan tinggal di sini (Jadi rajin blajar masak, ikut dharma wanita, jadi ketua arisan, jadi peri gosip, pokoknya beneran blajar jadi ibu yang sesungguhnya deh). Yah setidaknya buat nabung masa depan, tinggal di Kundur nih asik. Gaji utuh karena fasilitas penuh hihi… Tapi kalo dah punya tabungan banyak dan disuruh milih, hi hi gak ah jadi orang Kundur…
7 bulan sudah saya berada di Kundur Riau, dan tak banyak cerita tentang kota ini yang sempat terposting selain cuaca yang gloomy tapi kadang bisa tiba2 panas, accent yang terdengar ajaib, makanan yang tak terlalu menerbitkan selera huhuhu….Yah.. jika menilik deretan topik diatas memang nampaknya kota ini tidak terlalu menarik untuk diceritakan. But every cities have their own stories [and history]... dan meskipun kota ini terkesan tidak terlalu 'gempita'... saya tetap ingin mendongeng sedikit untuk teman-teman semua. siapa tau berguna kalo pengen kesini, yak?
Kundur adalah salah satu dari pulau2 dibawah wilayah Kabupaten Karimun, meski dari ukuran sih gedean Kundur. Awalnya 30an taun lalu pulo ini primitip en sepiii banget. Tapi begitu diketahui mengandung Timah dan Bauksit yang tinggi, maka berdirilah perusahan Timah, yang otomatis bikin Pulo Kundur lebih rame. Menurut beberapa kundurese yang saya kenal, keadaan kota ini sekarang udah jauh lebih baik dibanding awal tahun 80an. Doh, saya sendiri sulit membayangkan how this city looked like in the past, karena rasanya mood depresi nya masih tetap terasa di beberapa sudut kota [mungkin karena pengaruh cuaca yang gloomy juga seh]. Ntar dulu, bingung deh, pulo ato kota ya nyebutnya? Gampang aja, ini pulo cuma ada 1 kota hihi.. Jadinya sama aja men!! But according to them, at least pemerintah Kundur-Karimun udah berusaha untuk menghidupkan kembali kota ini dengan berbagai macam local campaign yang bertujuan membangkitkan semangat penduduknya dan terutama roda perekonomian.
Such as pulo2 kecil di Endonesah yang ga dipratiin, Kundur juga memiliki penduduk di bawah garis kemiskinan. Campur2 deh, ga cuma suku Mantang (yang hobi kliaran) mpe etnis Cina yang tinggal ga jelas di gubuk2, makan dari mengais sampah dan berburu di hutan. Pokoknya dari segi pendidikan, kesehatan, mpe pemerintahannya ga beres deh (gila bo!! Ngurus KTP ajah 3 bulan!!).
Yah, itulah kondisi diluar komplek perusahaan. Meski perusahaan yang ada disini menyediakan fasilitas umum seperti sekolah dan kesehatan gratis, tetep aja jarang ada orang luar yang memanfaatkan. Saat ini kebanyakan orang yang tinggal di Kundur adalah pendatang, baik dari sekitar Kundur, Riau, Sumatera hingga Jawa. Ada yang miskin, ada yang kayaaaaa banget. Yak!! Cina sangat berperan dalam perekonomian Kundur-Karimun. Seeemuaaa Cina punya deh. Dari toko (jualan sayur mpe traktor gaban), panti pijet Thailand, mpe persewaan Kapal. Barang2 disini juga terhitung mahal, karena didapat dari luar. Brubung deket Malaysia-Singapura, jadinya yaa makanan dari sana semua gethoo.. So, kalo blanja, ati2 liat label-nya deh.. (halal ga? Ato bahannya pada ngerti ga? Masi blum paham ‘kondosioner makanan’ itu apa ya?)
Oia, disini kendaran penghubung paling paten adalah motor, mobil pribadi, kapal (dari boat, speedboat mpe yang gede deh!!) dan helikopter hehehe… Maklum, daerah kepuloan, angkot ga gitu laku, yang naik jarang dan jaraknya jauuuhhh banget. Saya sih, biasanya pake speedboat dan mobil kantor. Capek? Ga juga, seru aja kok ngerasain terguncang2 dikapal (saya malah biasanya sengaja milih kapal kecil yang serasa naik coaster hihi).
Tidak banyak memang yang bisa saya ceritakan dari Kundur. Mungkin karena sejujurnya saya sendiri gak terlalu excited berada disini.... hihi... but other than that, i do still feel blessed diberi kesempatan tinggal di sini (Jadi rajin blajar masak, ikut dharma wanita, jadi ketua arisan, jadi peri gosip, pokoknya beneran blajar jadi ibu yang sesungguhnya deh). Yah setidaknya buat nabung masa depan, tinggal di Kundur nih asik. Gaji utuh karena fasilitas penuh hihi… Tapi kalo dah punya tabungan banyak dan disuruh milih, hi hi gak ah jadi orang Kundur…
PUTUS? CERAI? TALAK? Dengan internet...
Begitu tau saya akan diboyong pindah kedaerah nun jaoh diplupuk pradaban, saya harus siap dengan takdir kezam bahwa saya tidak akan bisa onlen 24 jam. Apakah dideket rumah akan ada warnet? entahlah... sampai kapan saya bisa onlen lagi 24 jam, masih menjadi misteri...
Rencana bikin Blog juga ga bisa maksimal karena internet yang tersendat2. Blog ini akan saya non-aktifkan untuk batas waktu yang saya sendiri tak bisa menjawab. Bisa cuma seminggu, bisa lebih dari itu. Tergantung keadaan. Mudah-mudahan bisa cepat. Saya sendiri pasti akan usaha untuk mencari hotspot, kabel telepon yang bisa dicucuk internet (bukan HP yang amit2 mahal), paling tidak untuk cek email. Kunci tag board akan saya titipkan pada seorang teman, yang akan segera bertindak kedzaaaamm... kalau ternyata ada yang menyalahgunakan. Selebihnya, jika anda merasa sungguh-sungguh amat sangat merindu tak tertahankan..*plak!* mungkin saya bisa dihubungi lewat telepati.
until then...
beli palu di pasaraya
dapet pompa sebagai bonusnya
pamit dulu dari dunia maya...
sampe jumpa di pertemuan berikutnya...
salam gula,
-d-
Rencana bikin Blog juga ga bisa maksimal karena internet yang tersendat2. Blog ini akan saya non-aktifkan untuk batas waktu yang saya sendiri tak bisa menjawab. Bisa cuma seminggu, bisa lebih dari itu. Tergantung keadaan. Mudah-mudahan bisa cepat. Saya sendiri pasti akan usaha untuk mencari hotspot, kabel telepon yang bisa dicucuk internet (bukan HP yang amit2 mahal), paling tidak untuk cek email. Kunci tag board akan saya titipkan pada seorang teman, yang akan segera bertindak kedzaaaamm... kalau ternyata ada yang menyalahgunakan. Selebihnya, jika anda merasa sungguh-sungguh amat sangat merindu tak tertahankan..*plak!* mungkin saya bisa dihubungi lewat telepati.
until then...
beli palu di pasaraya
dapet pompa sebagai bonusnya
pamit dulu dari dunia maya...
sampe jumpa di pertemuan berikutnya...
salam gula,
-d-
HAL ANEH DAN MENGERIKAN SAAT AKU HAMIL
Yah, saat swamikuw menyambut kehamilan dengan gegap gepita, ia tak membayangkan ancaman dan malapetaka yang akan dihadapinya, diantaranya adalah :
Dina si FREDDY KRUEGER, seriiing banget aku mimpi aneh dan mengerikan!! Mulai melahirkan sendiri (dimana aku mutus tali puser cuma pake cutter doang), trus makan gajah, aaarrgghh pokoknya aneh laahh!! aku juga mimpi jadi tokoh di film seri Friday The 13th....
Dina si CEWEK PSYCHO, yak mood yang naik turun secara gak sopan, membuat aku jadi aneh. Tiba2 sedih, tiba2 hepi dan semua makin hiperbolis lah… Trutama pas udah mandi pake pancuran aer panas, tyt sadar kalo itu gak boleh. Doh, kbayangnya kemungkinan bahwa janin di perut dah jadi telor rebus…
Dina si LEDAKAN HORMON, kalo dah kumat rajin tuh jadinya rajiiiiiiiin banget ngeberesin rumah, memasak (mpe masakin untuk 3 rumah dan ngundang2 orang untuk makan dirumah). Kalo dah kebo, wooo maleeeesss banget even buat bangun dan mandi.
Dina si RATU TOILET, yeah yeahhh seperti yang sudah aku ceritakan, aku ke toilet tiap 15 menit hihihi…
Dina si RATU KENTUT, seperti yang kalian tau, swamiku menikahiku tanpa membayangkan bahwa ia harus menerima kenyataan terburuk (sangat2 buruk) yang menguji kesabaran. Diantaranya ya kentut yang tak tertahankan…Teoriku sih, saat hamil, makanan lebih banyak terolah menjadi gas daripada saat sedang tidak hamil. Sampe capek lo swamiku liat aku lari2 keluar kamar cuma buat ngebuang aroma kematian aja hehe… Dan kalimat terindah yang dia katakan adalah ‘udah kentut disini aja, kipas anginnya digedein biar ga kebauan’.
Dina si FREDDY KRUEGER, seriiing banget aku mimpi aneh dan mengerikan!! Mulai melahirkan sendiri (dimana aku mutus tali puser cuma pake cutter doang), trus makan gajah, aaarrgghh pokoknya aneh laahh!! aku juga mimpi jadi tokoh di film seri Friday The 13th....
Dina si CEWEK PSYCHO, yak mood yang naik turun secara gak sopan, membuat aku jadi aneh. Tiba2 sedih, tiba2 hepi dan semua makin hiperbolis lah… Trutama pas udah mandi pake pancuran aer panas, tyt sadar kalo itu gak boleh. Doh, kbayangnya kemungkinan bahwa janin di perut dah jadi telor rebus…
Dina si LEDAKAN HORMON, kalo dah kumat rajin tuh jadinya rajiiiiiiiin banget ngeberesin rumah, memasak (mpe masakin untuk 3 rumah dan ngundang2 orang untuk makan dirumah). Kalo dah kebo, wooo maleeeesss banget even buat bangun dan mandi.
Dina si RATU TOILET, yeah yeahhh seperti yang sudah aku ceritakan, aku ke toilet tiap 15 menit hihihi…
Dina si RATU KENTUT, seperti yang kalian tau, swamiku menikahiku tanpa membayangkan bahwa ia harus menerima kenyataan terburuk (sangat2 buruk) yang menguji kesabaran. Diantaranya ya kentut yang tak tertahankan…Teoriku sih, saat hamil, makanan lebih banyak terolah menjadi gas daripada saat sedang tidak hamil. Sampe capek lo swamiku liat aku lari2 keluar kamar cuma buat ngebuang aroma kematian aja hehe… Dan kalimat terindah yang dia katakan adalah ‘udah kentut disini aja, kipas anginnya digedein biar ga kebauan’.
THE NEWEST PORNSTAR!!!
Kalo kamu blom punya payudara (maksudku punya tapi kecil banget dan ga butuh2 banget bra) ato bahkan kamu udah punya bra selaci lemari, TARAAA!!! Waspada dan bersiap-siaplah memiliki payudara berukuran ekstra. Mungkin kamu merhatiin deh, kalo pas awal2 kehamilan tuh payudaramu kerasa sakit banget (yeah yeah dibuku memang dibilang –sekali lagi- bahwa rasa sakit itu akan hilang).
Yah seperti wanita NORMAL lainnya, aku juga mengalaminya. Payudaraku membesar cepet banget sampe aku bli bra baru dengan penyangga ekstra. Yah dengan fasilitas dan ukuran itu sih berarti bra ukuran nenek2 yang sama sekali ga cantik. Tapi ga ada pilihan dong, terpaksa aku beli bra besar yang jelek banget itu. Dan seperti hasil diskusi di klub, kita disarankan untuk memakainya SEPANJANG WAKTU agar usai melahirkan dan menyusui, payudara kita ga molor sampe ke pinggang (hihihi..).
Di klub, banyak ibu2 yang senasib mencurahkan isi hatinya. Dan AAARRGGHH aku panik saat tau bahwa payudara kita bisa berubah menjadi peta national geographic, kumplit dengan aliran sungai dan pegunungan. Jelas dong aku takut banget!! Aku butuh bantuan!! Aku harus tau bagaimana cara mengatasinya. Yaa untuk kalian sih bisa dari blog-ku, kalo aku? Well ga ada lagi tempat plarian selain ibuku.
Yak!! Kata ibuku, sebaiknya kita sering2 mengoleskan baby oil dan memijat payudara kita, agar kulit payudara melembut dan tidak terlalu tegang saat harus melar. Sebaiknya dimulai saat kita tau kita hamil deh!!
Yah, kalo aku sudah cukup membuatmu ngeri dengan betapa gedenya payudara saat hamil, berarti kamu dalam masalah besar karena kalau dibandingkan dengan payudara yang penuh dengan air susu, itu blum apa2nya looo…hihihi…
TIPS : Kalo udah bengkak dan sakit banget (terutama nih kalo lagi menyusui), kamu bisa mengompresnya dengan air dingin ato hangat. Kalo masi terasa berat dan Bra dirasa gak cukup buat ‘ngangkut’, sangga dengan melilitkan kain ke payudara.
Oia, aku tau para swami akan senang dengan apa yang kita alami ‘ini’. Tapi ga masalah kok untuk tidak memperdulikan ‘minat’ swami. Menyerahlah pada bra nenek2 yang akan membuatmu nyaman dan ga usah mikir gaya deh….
Yah seperti wanita NORMAL lainnya, aku juga mengalaminya. Payudaraku membesar cepet banget sampe aku bli bra baru dengan penyangga ekstra. Yah dengan fasilitas dan ukuran itu sih berarti bra ukuran nenek2 yang sama sekali ga cantik. Tapi ga ada pilihan dong, terpaksa aku beli bra besar yang jelek banget itu. Dan seperti hasil diskusi di klub, kita disarankan untuk memakainya SEPANJANG WAKTU agar usai melahirkan dan menyusui, payudara kita ga molor sampe ke pinggang (hihihi..).
Di klub, banyak ibu2 yang senasib mencurahkan isi hatinya. Dan AAARRGGHH aku panik saat tau bahwa payudara kita bisa berubah menjadi peta national geographic, kumplit dengan aliran sungai dan pegunungan. Jelas dong aku takut banget!! Aku butuh bantuan!! Aku harus tau bagaimana cara mengatasinya. Yaa untuk kalian sih bisa dari blog-ku, kalo aku? Well ga ada lagi tempat plarian selain ibuku.
Yak!! Kata ibuku, sebaiknya kita sering2 mengoleskan baby oil dan memijat payudara kita, agar kulit payudara melembut dan tidak terlalu tegang saat harus melar. Sebaiknya dimulai saat kita tau kita hamil deh!!
Yah, kalo aku sudah cukup membuatmu ngeri dengan betapa gedenya payudara saat hamil, berarti kamu dalam masalah besar karena kalau dibandingkan dengan payudara yang penuh dengan air susu, itu blum apa2nya looo…hihihi…
TIPS : Kalo udah bengkak dan sakit banget (terutama nih kalo lagi menyusui), kamu bisa mengompresnya dengan air dingin ato hangat. Kalo masi terasa berat dan Bra dirasa gak cukup buat ‘ngangkut’, sangga dengan melilitkan kain ke payudara.
Oia, aku tau para swami akan senang dengan apa yang kita alami ‘ini’. Tapi ga masalah kok untuk tidak memperdulikan ‘minat’ swami. Menyerahlah pada bra nenek2 yang akan membuatmu nyaman dan ga usah mikir gaya deh….
THAT's SOOOOO DIFFICULT
Pasti pernah dong ngalami susah be’ol? Perut rasanya keras dan kentut pun ga sedap (sejak kapan kentut baunya enak? Hehe). Gimana rasanya? Pastinya ga enak banget kan? Saat kamu hamil, keadaannya akan jauuuhh lebih buruk. Dan itu akan dialami selama trimester pertama dan ketiga (yah setidaknya kita bisa sedikit bernapas saat trimester kedua). Dan aku bener2 susah be’ol dan pernah mpe 5 hari ga be’ol sama sekali. Padahal saat itu aku udah mule napsu makan banget loh!! Ga tau deh pergi kemana ampas2 makanan itu...
Dihari ke-5, perutku mules setengah mati. Dalam hati lumayan senang sih (wuiih ‘tangkapan’ besar nih!!). Aku pun lari ke kamar mandi dan mengambil ancang2. Ternyata aku salah, tersiksa banget deh ngeluarinnya. Aku malah nyaris kepikir ngelahirin sekalian loh. Duh, pokoknya ga enak banget deh!! Dan swamiku yang mendengar suara jeritan, cakaran2 dipintu, dan tendangan2ku mpe nyusul ke kamar mandi. Kuatir kalo aku bakal kenapa2 didalam sana.
Ga ada lagi yang bisa aku bilang, akhirnya aku berhasil.. Dan aku ngerasa seneeeng banget meski tak terhitung besarnya usaha keras dan doa yang menyertainya. Saat aku membaca salah satu buku kehamilan hadiah ibuku, disana tertulis bahwa apa yang aku alami itu memang normal bagi ibu hamil. HUH!! NORMAL DARI HONGKONG!!!
Yah kalo memang harus kita hadapi, ya sudahlah. Emang sih ga ada bagus-bagusnya, ga nyaman dan baunya ga enak banget. Tapi tenang aja, setelah beberapa minggu, bakal balik normal kok.
Dihari ke-5, perutku mules setengah mati. Dalam hati lumayan senang sih (wuiih ‘tangkapan’ besar nih!!). Aku pun lari ke kamar mandi dan mengambil ancang2. Ternyata aku salah, tersiksa banget deh ngeluarinnya. Aku malah nyaris kepikir ngelahirin sekalian loh. Duh, pokoknya ga enak banget deh!! Dan swamiku yang mendengar suara jeritan, cakaran2 dipintu, dan tendangan2ku mpe nyusul ke kamar mandi. Kuatir kalo aku bakal kenapa2 didalam sana.
Ga ada lagi yang bisa aku bilang, akhirnya aku berhasil.. Dan aku ngerasa seneeeng banget meski tak terhitung besarnya usaha keras dan doa yang menyertainya. Saat aku membaca salah satu buku kehamilan hadiah ibuku, disana tertulis bahwa apa yang aku alami itu memang normal bagi ibu hamil. HUH!! NORMAL DARI HONGKONG!!!
Yah kalo memang harus kita hadapi, ya sudahlah. Emang sih ga ada bagus-bagusnya, ga nyaman dan baunya ga enak banget. Tapi tenang aja, setelah beberapa minggu, bakal balik normal kok.
MINGGGIIIIIIIRRRR!!!! AKU MAU PEEE_PEEE...
Yak!! Selain mual, ibu hamil juga akan bermasalah dengan frekuensi air seninya, sekali lagi aku tegasin ya, yang tau penderitaannya hanya ibu hamil deh!! Dan itu ga bisa ditahan, rasanya kayak kebelet pipis trus disuruh ngangkat kulkas deh… kebayang kan brapa lama kita sanggup menahannya?
Herannya, untuk urusan pipis-pipis ini, adalah kita bakal ngalami itu sejak awal kehamilan. Padahalkan saat itu blom ada bayi sebesar semangka yang menindas kandung kemih kita? Ah pokoknya mpe capek dan nyaris ga sadar tiap bangun malam untuk ‘setor’. Bisa semalam 3-4kali loh!!
Blom lagi komentar hubby alias swamiku itu kalo aku HIV (hasrat ingin vivis) saat kita lagi bepergian. Pasti deh ngomel ‘tadikan udah disuruh pipis seblom brangkat?’. Dan aku balas ‘aku tau!! Tadi udaaahh!! Sekarang kebelet lagi tauu!!’. Tapi tetep aja dia cemberut, apalagi kalo kita ga nemu2 toilet umum. Dan saat2 genting itulah aku kehilangan harga diriku (yang tinggal sedikit, karena lainnya udah punah bertahun2 lalu), aku ga pilih2, pokoknya toilet!! Ga peduli deh ama tingkat kebersihannya. Yang penting lega!!
Pesan moralnya : ga ada yang salah kok kalo kamu ngomel2 ke swamimu untuk membela diri. Jangan kuatir, semua orang akan mengerti juga memaafkan orang hamil dan bukan swamimu…
Herannya, untuk urusan pipis-pipis ini, adalah kita bakal ngalami itu sejak awal kehamilan. Padahalkan saat itu blom ada bayi sebesar semangka yang menindas kandung kemih kita? Ah pokoknya mpe capek dan nyaris ga sadar tiap bangun malam untuk ‘setor’. Bisa semalam 3-4kali loh!!
Blom lagi komentar hubby alias swamiku itu kalo aku HIV (hasrat ingin vivis) saat kita lagi bepergian. Pasti deh ngomel ‘tadikan udah disuruh pipis seblom brangkat?’. Dan aku balas ‘aku tau!! Tadi udaaahh!! Sekarang kebelet lagi tauu!!’. Tapi tetep aja dia cemberut, apalagi kalo kita ga nemu2 toilet umum. Dan saat2 genting itulah aku kehilangan harga diriku (yang tinggal sedikit, karena lainnya udah punah bertahun2 lalu), aku ga pilih2, pokoknya toilet!! Ga peduli deh ama tingkat kebersihannya. Yang penting lega!!
Pesan moralnya : ga ada yang salah kok kalo kamu ngomel2 ke swamimu untuk membela diri. Jangan kuatir, semua orang akan mengerti juga memaafkan orang hamil dan bukan swamimu…
Langgan:
Entri (Atom)