Oh, tidak.Aku tidak mudik. Tidak akan merasakan lontong dan rendang di rumah nenek, atau kue-kue super duper enak. Tidak bisa nangis-nangis sambil salaman sama Si Papa+mama+adek usai sholat Ied.
Untuk pertama kali, aku akan lebaran bareng suami. huhuhu.... rasanya kayak apa ya nanti? Aku masih bingung kami mau ngapain. Abis sholat Ied, terus maap-maapan juga gitu kali ya? terus abis itu ngapain? tidur? :P
Kemaren, dengan penuh semangat, aku mengusulkan untuk memasak lontong atau ketupat sendiri. Tentunya beserta sayur dan rendangnya. Tapi usul ini di tolak sama abang. Katanya itu terlalu "advance". Lebih baik aku menamatkan pelajaran masak soto ayam sehingga rasanya terjamin enak.
Lalu aku sedih. Kan aku pengen menyenangkannya yang sudah dua tahun berturut-turut tidak makan lontong sewaktu lebaran. Tapi dia bilang, kalo tidak enak kan sayang udah usaha capek-capek. Dia bener sih, soalnya aku juga gak yakin masakanku bakal enak atau tidak. Walau sedih, dia kumaafkan juga ke-realistisan-nya itu. Toh sedang lebaran.
Yah, buat semua: Selamat Lebaran ... selamat mudik bagi yang mudik.Bagi yang tidak mudik, dan akan OPEN HOUSE dengan menu lontong/ketupat+rendang+oporNyamnyam, sms/tilipun kami ya. Nanti kami pasti dateng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar